Dampak Negatif Digitalisasi bagi Anak Sekolah
Diposting oleh: admin
Bagikan
Dampak Digitalisasi
Teknologi komunikasi akan selalu berkembang sesuai dengan penemuan-penemuan baru yang dihasilkan oleh para ilmuan. Semua orang dari berbagai kalangan akan dituntut untuk terus mengikuti perkembangan teknologi. Jika ada beberapa kalangan yang tidak dapat mengikuti perkembangan teknologi tersebut, maka ia akan dianggap ketinggalan zaman.
Fenomena digitalisasi juga berlaku bagi anak sekolah. Sepuluh tahun yang lalu, kita bisa melihat perbedaan signifikan yang terjadi pada anak-anak sekolah. Mereka tidak terlalu terikat dengan penggunaan gawai. Berbeda dengan kondisi saat ini dimana anak sekolah kelas 1 SD pun sudah mengerti bagaimana cara menggunakan smartphone. Digitalisasi ini ternyata menimbulkan dampak negatif bagi anak-anak. Berikut merupakan pemaparannya.
Kecanduan
Anak-anak sekolah yang masih berusia belia akan kesulitan menerima edukasi yang baik tentang cara menggunakan gawai. Mereka hanya mengerti bahwa bermain gawai tersebut merupakan kegiatan yang menyenangkan. Jika tidak didampingi oleh orang tua, kecanduan mereka akan semakin tinggi dan cenderung malas mengerjakan hal-hal yang lain.
Rentan terkena cyber bullying
Fenomena cyber bullying tidak hanya kita temukan di kehidupan orang dewasa saja. Fenomena ini banyak sekali terjadi salah satunya di media sosial instagram. Entah itu menjadi pelaku atau korban, anak-anak sekolah sangat rentan terkena kasus tersebut. Komentar negatif sangat mudah dilontarkan ataupun diterima. Kejadian ini tentunya bisa mengganggu kesehatan mental mereka.
Malas Belajar
Akibat dari kecanduan bermain gadget, anak-anak sekolah akan mengabaikannya tanggung jawabnya untuk belajar. Mereka akan kesulitan untuk menyerap materi pelajaran karena terlalu larut dalam kesenangan mereka saat bermain gadget. Hal ini tentu sangat berdampak negatif terhadap perkembangan otak mereka.
Berkurangnya Komunikasi dengan Sekitar
Memberikan gadget pada anak sekolah menjadi dilema tersendiri bagi orangtua. Jika tidak diberikan, anak-anak tentu akan merengek karena teman seumurannya kebanyakan sudah memiliki gadget. Dengan memberikan gadget kepada anak-anak juga menjadi langkah yang kurang tepat karena hal ini dapat menyebabkan anak-anak kurang bersosialisasi dengan teman sebayanya. Bisa kita lihat bahwa saat ini sudah jarang sekali anak-anak berkumpul bersama tanpa membawa gadget mereka.
Rentan Terkena Konten Dewasa
Sebagai orangtua tentu kita tidak mungkin memperhatikan anak-anak selama mereka bermain gadget. Pasti akan ada waktu dimana kita lalai dalam mengawasi mereka. Hal ini memiliki dampak yang sangat buruk karena anak-anak bisa saja dengan mudah mengakses konten dewasa.
Itulah beberapa dampak negatif digitalisasi bagi anak sekolah. Dalam hal ini, orang tua harus memiliki peran yang lebih ekstra untuk memantau anak-anaknya agar tidak larut dalam penggunaan teknologi. Selain itu, kita harus memberi edukasi penggunaan teknologi tersebut dengan cara kreatif agar mudah diterima oleh anak-anak sekolah. Semoga artikel ini dapat membantumu ya.
Ahlinyaweb solusi untuk pembuatan website pada era digitalisasi bagi sahabat UMKM yang ingin memajukan usahanya. Tenang bagi sahabat UMKM yang ingin konsultasi bisa banget secara gratis loh. Ahlinyaweb telah terbukti dapat membantu UMKM untuk meningkatkan omzet secara signifikan dan efektif melalui digitalisasi. Yuk buruan tunggu apalagi semuanya bisa mendapatkan solusinya di Ahlinyaweb dengan pembuatan website.
Bagikan Artikel Ini
Artikel Lainnya
29 Maret 2022
Kelebihan Penggunaan Aplikasi Absensi Online Bagi Karyawan
Tata cara menulis absensi secara manual kini semakin ditinggalkan. Banyak sekali alasan mengapa kebiasaan ini ditinggalkan, salah satu alasannya adalah untuk mengurangi konsumsi kertas dan menghemat biaya. Di samping kehadiran manual dianggap kurang efektif, perkembangan teknologi pun dapat dimanfaatkan untuk menangani ketidak efektifan ini.
15 Agustus 2022
Aplikasi Pencatat Keuangan di Android
Aplikasi Pencatatan Keuangan